Gaza memburuk saat musim dingin, masih bertahan di tengah serangan dan kelaparan

“Kami sekarat karena kedinginan. Ini bukan kehidupan. Ini bukan kehidupan. Saya berdoa setiap hari agar kami mati hingga terbebas dari kehidupan ini, kata salah satu pengungsi di Deir Al-Balah, Alaa Al  Shawish, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Musim dingin yang berlangsung dari bulan Desember-Maret sangat menyiksa saudara kita di Gaza, Palestina. Suhu terendah dapat mencapai 10 derajat Celcius di malam hari. Mereka harus bertahan di dalam tenda yang tipis dan berlubang. Keadaan akan semakin parah jika hujan lebat datang. Tenda pengungsi akan kemasukan air hingga menyulitkan mereka untuk tidur di malam hari.

Selain kedinginan, mereka pun harus bertahan dari rasa lapar yang kerap kali datang. Tidak jarang mereka terpaksa tidak makan beberapa hari walaupun perut terasa semakin melilit dan tubuh butuh energi. Mereka hanya berharap esok hari ada orang-orang baik hati yang memberi mereka bantuan untuk membebaskan mereka dari hawa dingin dan kelaparan.

Balita dan bayi meninggal dunia karena kedinginan

Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bayi dan balita tidak mampu bertahan di tengah musim dingin karena mengalami hipotermia. Beberapa hari belakangan, diketahui sebanyak lima bayi meninggal dunia. UNRWA telah memperingatkan bahwa akan lebih banyak bayi atau balita yang meninggal dunia jika kondisi belum membaik.

Saya melihat anak-anak saya meninggal di depan mata saya, kata Yahya Al-Batran, ayah dari Jumaa yang berusia 20 hari. Dilansir dari CNN Indonesia, Yahya menggendong sendiri anaknya y

Berkat Sahabat, kehangatan kembali menyelimuti Palestina

Setiap tahunnya, atas kepedulian Sahabat, Kasih Palestina selalu menemani Palestina agar mereka bertahan saat musim dingin tiba. Donasi yang telah Sahabat berikan, Alhamdulillah telah kami distribusikan dalam bentuk makanan hangat, selimut, dan jaket. Melihat warga Palestina yang tersenyum saat menerima bantuan, sungguh tak ternilai harganya. Mereka tiada hentinya bersyukur karena masih ada para dermawan yang begitu mulia membantu mereka di tengah kesulitan.

Tahun ini, insyaAllah kita dapat kembali mengambil peran untuk membahagiakan Palestina saat musim dingin tiba. Dukungan yang nyata dapat diwujudkan dengan berbagi sedikit rezeki yang kita punya. Semoga dapat memperlancar urusan kita di dunia dan menjadi bekal kita di akhirat kelak.

Bantuanmu tidak hanya menghangatkan tubuh, namun juga hati Palestina

Sejak genosida dimulai, saudara kita di Palestina mungkin berpikir dunia telah berpaling dari mereka. Mereka merasa diabaikan hingga hanya kepada Sang Pencipta mereka bersandar. Namun, ketika mereka mendapat bantuan yang tidak terhingga, terutama saat musim dingin, tidak hanya tubuh mereka yang terasa hangat, mereka turut melihat harapan baik di masa depan, mereka turut merasakan hati menghangat karena dipedulikan.

Yuk, salurkan donasi terbaikmu dengan cara:

  1. Klik tombol Donasi,
  2. Masukkan nominal Donasi,
  3. Pilih metode pembayaran,
  4. Selesaikan dengan lanjutkan pembayaran,
  5. Dapatkan update dan laporan program melalui email/Whatsapp yang Sahabat cantumkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Explore More

Wujudkan fasilitas terbaik bagi para penghafal Al Qur’an

Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah (HR.At Tirmidzi dan Ahmad) Rumah zakat melakukan ekspedisi sebar Al-Quran di pedalam Papua Barat. Tepatnya di Distrik Kamundan, Kab. Teluk Bintuni yang dihuni 1.194 Jiwa

Bersama palestina hingga merdeka

#LoveForPalestine, Bersama Palestina Hingga Merdeka, Maha suci Allah atas segala rencana terbaik yang telah Ia susun, menjawab setiap penantian hamba-Nya, indah tiada terkira. Gencatan senjata, akhirnya kembali kita dengar dari

Infak banjir sumatera

Sumatera Kembali Berduka, Innalillahi, banjir besar melanda wilayah Sumatera antara lain Tapanuli, Padang, Aceh, serta wilayah Sumatera lainnya Selasa, 25 November 2025 lalu. Disebabkan intensitas udara yang cukup tinggi, banjir